Saham Jawara

Portal analisis saham dan investasi terpercaya
Analisis Saham

Analisa Kinerja Keuangan 1H2025 Saham BBRI

Admin 02 August 2025 192 views
Analisa Kinerja Keuangan 1H2025 Saham BBRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia dengan fokus utama pada segmen mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Saham BBRI telah menunjukkan kinerja yang kuat sejak IPO, dengan kenaikan harga saham mencapai 43x dibandingkan indeks JCI yang hanya naik 10.2x. Kepemilikan saham BBRI didominasi oleh korporasi domestik (53.6%) dan investor asing (30.1%). Bagaimana performa Kinerja Keuangan 1H2025 Saham BBRI ? berikut analisanya

Kinerja Keuangan 1H2025

  1. Pendapatan dan Profitabilitas

    • Net Profit: Turun 11.5% YoY menjadi Rp26.3 triliun, dipengaruhi oleh peningkatan biaya provisi dan tekanan margin.

    • Net Interest Income (NII): Tumbuh 2.8% YoY ke Rp73.3 triliun, didorong oleh pertumbuhan kredit dan stabilitas margin.

    • Fee-Based Income: Naik 10.4% YoY berkat transaksi digital (BRIMO) dan pemulihan aset.

  2. Portofolio Kredit

    • Total kredit tumbuh 6.0% YoY menjadi Rp1.416,6 triliun, dengan dominasi segmen UMKM (44.7%).

    • Kualitas aset stabil dengan NPL 3.04% (vs 3.05% di 1H24), meski segmen mikro mencatat kenaikan NPL ke 3.86%.

  3. Dana Pihak Ketiga (DPK)

    • DPK meningkat 6.7% YoY ke Rp1.482 triliun, dipimpin pertumbuhan CASA (+10.6% YoY).

    • Komposisi CASA mencapai 65.5%, mencerminkan strategi pendanaan yang efisien.

  4. Digital Banking

    • Pengguna aktif BRIMO tumbuh 24% YoY, dengan nilai transaksi melonjak 25.5% YoY.

    • Penetrasi BRIMO mencapai 53.9%, memperkuat posisi BBRI sebagai leader perbankan digital.


Prospek dan Strategi

  1. Ekosistem Ultra Mikro

    • Kredit Ultra Mikro (UMi) melalui Pegadaian dan PNM tumbuh 20.5% YoY, berkontribusi Rp631,9 triliun.

    • BRI berfokus pada perbaikan kualitas aset di segmen mikro melalui pelatihan petugas kredit dan sistem peringatan dini.

  2. Ekspansi Digital

    • Penguatan layanan BRIMO, merchant activation, dan kolaborasi dengan anak perusahaan (e.g., BRI Insurance) untuk meningkatkan fee-based income.

  3. Stabilitas Makro

    • Proyeksi pertumbuhan GDP stabil di 2Q2025, dengan inflasi terkendali. Likuiditas perbankan diperkirakan membaik di 2H2025, mendukung pertumbuhan kredit.


Risiko Investasi

  1. Tekanan Margin: Biaya dana (CoF) yang meningkat dapat mempersempit Net Interest Margin (NIM).

  2. Kualitas Aset: NPL segmen mikro perlu dipantau, terutama pada produk KUR dan Kupedes.

  3. Eksternal: Volatilitas nilai tukar Rupiah dan suku bunga global.


Valuasi dan Rekomendasi

  • CAR 25.01% (tertinggi ke-2 di antara bank besar) dan dividen yield menarik (DPO 85%) menjadikan BBRI saham defensif.

  • Katalis: Pertumbuhan digital banking, pemulihan ekonomi UMKM, dan efisiensi operasional.

  • RekomendasiHold/Accumulate untuk investor jangka menengah-panjang, dengan catatan untuk memantau dinamika NPL dan suku bunga.

Kesimpulan

BBRI tetap menjadi pilihan menarik berkat dominasi di segmen UMKM, pondasi digital yang kuat, dan likuiditas sehat. Meski profitabilitas terkoreksi, strategi transformasi dan diversifikasi pendapatan berpotensi mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Disclaimer: Analisis ini bukan rekomendasi beli/jual. Lakukan riset mandiri atau konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum berinvestasi.

Sumber: BBRI 1H2025 Financial Update Presentation.

Bagikan Artikel