Saham Jawara

Portal analisis saham dan investasi terpercaya
Analisis Saham

Analisis Saham ACES: Menghadapi Tantangan Ekonomi

Admin 02 September 2025 173 views
Analisis Saham ACES: Menghadapi Tantangan Ekonomi
Aspirasi Hidup Indonesia (ACES), perusahaan induk dari toko ritel AZKO, terus menghadapi tekanan makroekonomi dan persaingan yang signifikan sepanjang tahun 2025. Meskipun terdapat perbaikan operasional dan langkah-langkah penghematan biaya, kinerja perusahaan masih lemah akibat kondisi ekonomi yang berkepanjangan mempengaruhi daya beli konsumen.

Perusahaan:Aspirasi Hidup Indonesia (ACES IJ)  

Rating: Hold (Dipertahankan)  

Target Price: Rp 500  

Harga Saat Ini:Rp 458  

Potensi Kenaikan: +9.2%

 

ACES melaporkan pertumbuhan pendapatan yang moderat sebesar 3,2% year-over-year di semester pertama 2025, disertai dengan pertumbuhan penjualan same-store yang negatif (SSSG) sebesar -2,9%. Kinerja yang kurang menggembirakan ini mencerminkan kondisi ekonomi yang lebih luas dimana daya beli masyarakat masih tertekan.

Pada kuartal kedua 2025, pertumbuhan pendapatan hampir stagnan baik secara quarter-over-quarter maupun year-over-year. Berdasarkan kategori produk, lifestyle mencatat pertumbuhan pendapatan yang datar +0,6%, sementara home improvement turun -1,3% dan toys menurun -1%.

Ekspansi Toko yang Agresif di Tengah Tantangan

Meskipun menghadapi kondisi ekonomi yang sulit, AZKO tetap melanjutkan rencana ekspansi toko yang agresif. Sebanyak 8 toko baru telah dibuka di semester pertama 2025, dengan rencana pembukaan 17-18 toko tambahan di semester kedua. Ekspansi ini tergolong agresif mengingat perusahaan membuka 20 toko di tahun 2024 dan 13 toko di tahun 2023.

Strategi ekspansi yang agresif ini dapat menimbulkan risiko operasional di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, terutama dalam hal manajemen inventori dan efisiensi operasional toko-toko baru.

Persaingan dengan Ace Hardware

Salah satu tantangan besar yang dihadapi AZKO adalah kembalinya Ace Hardware di bawah kepemilikan MAPI. Persaingan ini dapat memberikan tekanan jangka menengah hingga panjang karena beberapa faktor:

 

- **Overlap Produk**: Potensi tumpang tindih produk yang dapat memicu perang harga

- **Lokasi Toko**: Kemungkinan lokasi toko yang berdekatan

- **Brand Recognition**: Ace Hardware memiliki brand recognition dan loyalitas pelanggan yang kuat

Namun, dalam jangka pendek, dampaknya mungkin terbatas karena AZKO memiliki keunggulan dalam hal variasi produk yang lebih luas dan jaringan toko yang lebih besar.

Perbaikan Kesadaran Merek AZKO

Manajemen optimis dengan peningkatan brand awareness AZKO yang signifikan sejak peluncurannya awal tahun ini. Survei menunjukkan bahwa kesadaran merek AZKO kini sudah cukup sebanding dengan pendahulunya. Namun, kondisi ekonomi yang sulit masih mempengaruhi kinerja penjualan di semester pertama 2025.

Efisiensi Operasional dan Revisi Estimasi

Perusahaan telah mengimplementasikan beberapa langkah efisiensi biaya:

- **Pengurangan Budget Advertising & Promotion**: Dari 2,5% menjadi 1,5% dari penjualan

- **Kebijakan Hiring Freeze**: Memaksimalkan alokasi karyawan existing ke toko-toko baru

- **Optimalisasi Biaya Operasional**: Fokus pada peningkatan efisiensi operasional

 

Langkah-langkah ini mendorong revisi estimasi earnings naik +11,2% untuk FY25F dan +5,6% untuk FY26F, meskipun proyeksi pertumbuhan pendapatan tetap konservatif di +4,1% year-over-year untuk FY25.

Outlook dan Proyeksi Keuangan

**Proyeksi Keuangan Utama (FY25F-FY27F):**

- Pendapatan: Rp 8,933 miliar (FY25F) → Rp 10,070 miliar (FY27F)

- EBITDA: Rp 1,152 miliar (FY25F) → Rp 1,384 miliar (FY27F)

- Net Profit: Rp 820 miliar (FY25F) → Rp 1,014 miliar (FY27F)

- EPS: Rp 47,9 (FY25F) → Rp 59,2 (FY27F)

Target Margin:

- Gross Margin: Dipertahankan sekitar 48% untuk FY25F

- Operating Margin: Diproyeksikan 11,4% (FY25F) meningkat ke 12,3% (FY27F)

Risiko dan Peluang

 

Risiko Downside:

- Kinerja lambat di toko-toko baru yang mengakibatkan tingginya inventory days

- Daya beli yang lebih lemah dari perkiraan di semester kedua 2025

- Intensifikasi persaingan dari pemain lain termasuk Ace Hardware

Peluang Upside:

- Pemulihan ekonomi yang lebih cepat dari kondisi saat ini

- Pertumbuhan penjualan yang lebih kuat dari perkiraan di semester kedua 2025

- Efektivitas strategi branding dan ekspansi toko

Kesimpulan

ACES saat ini berada dalam posisi transisi yang menantang. Meskipun perusahaan telah mengambil langkah-langkah positif dalam efisiensi operasional dan peningkatan brand awareness AZKO, tantangan makroekonomi dan persaingan yang semakin ketat masih menjadi concern utama.

 

Rating Hold dengan target price Rp 500 mencerminkan valuasi yang wajar pada PE ratio 9,6x untuk FY25F. Investor disarankan untuk memantau perkembangan kondisi ekonomi dan kinerja toko-toko baru sebelum mengambil posisi yang lebih agresif.

 

Dengan manajemen yang fokus pada efisiensi dan ekspansi yang terukur, ACES memiliki potensi untuk memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi ketika kondisi makro membaik. Namun, dalam jangka pendek, investor perlu bersabar menghadapi volatilitas kinerja yang masih akan berlanjut.

Bagikan Artikel