Kalo kita lihat sebenernya pada tanggal 2 Juni 2025, Manajemen IOTF dalam keterbukaan informasi yang disampaikan di website resmi BEI menyatakan bahwa telah terjadi proses negosiasi rencana pengalihan saham IOTF oleh PT Artha Gaia Dynamic.
Merujuk pada surat PT Gaia Artha Dinamic (“GAIA“) No. 001/VI/2025/GAD tanggal 02 Juni 2025 Perihal: Penyampaian Pengumuman Negosiasi atas Rencana Pengambilalihan Saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk. sebagaimana dikutip bahwa PT Gaia Artha Dinamic berencana mengambil alih saham PT Sumber Sinegi Makmur Tbk (“IOTF“) sejumla 2.612.500.000 (Dua Miliar Enam Ratus Dua Belas Juta Lima Ratus Ribu) lembar saham atau sebesar 49.38% (Empat Puluh Sembilan Koma Tiga Puluh Delapan Persen) dari total saham beredar IOTF yang dimiliki oleh Alamsyah dan Gracia Puspita Suciono. Negosiasi dan penyelesaian atas rencana pengambilalihan saham tersebut dilakukan secara langsung oleh GAIA dengan Alamsyah dan Gracia Puspita Suciono.
GAIA sendiri mulai melakukan pembelian saham IOTF secara bertahap sejak 12 Juni 2025. Total, Gaia sudah membelanjakan Rp71 miliar untuk membeli 435 juta lembar saham IOTF dengan harga rata-rata di Rp164 per saham.
Secara aturan apabila terjadi perubahan pengendali maka harga Tender Offer adalah yang tertinggi antara harga akuisisi atau harga rata-rata tertinggi selama 90 hari sebelum pengumuman resmi, kalo dihitung maka harga rata-rata tersebut adalah sekitar 150. untuk harga akuisisi sendiri belum kita ketahui sampai ada pengumuman resmi.
Dari keadaan tersebut ada kemungkinan besar akan ada aksi invisible hand untuk mengangkat harga IOTF sampai harga tertentu yang menguntungkan salah satu pihak yang bertransaksi diatas, dengan catatan kalau transaksi pengambilalihan terjadi loh ya. namun melihat GAIA sudah membeli saham di harga pasar apa iya proses negosiasi bakalan mandeg ?
Kira-kira berapa ya target upside-nya ?